Sistem Kerja dan Komponen VSAT untuk Percepat Koneksi Data

Sistem Kerja dan Komponen VSAT untuk Percepat Koneksi Data

VSAT (Very Small Aperture Terminal) merupakan alat komunikasi satelit menggunakan antena berdiameter mulai 1-4,5 meter. Teknologi canggih ini memungkinkan adanya konektivitas hemat biaya, handal, dan aman untuk semua wilayah cakupan satelit dengan beragam layanan serta bandwidth yang disediakan.

Sistem Kerja VSAT

Berdasarkan prinsip kerjanya, VSAT ini mengandalkan sistem satelit untuk menghubungkan berbagai unit komputer yang akan dihubungkan dengan internet. Dalam penerapannya, jaringan tersebut terhubung karena antena kecil yang berfungsi memancarkan serta menerima data dari satelit, kemudian disalurkan ke VSAT lainnya.

Satelit tersebut biasa disebut satelit geostasioner karena berada di bidang orbit bumi atau rotasi bumi. Satelit ini selalu berada di tempatnya dengan mengikuti arah rotasi bumi sepanjang waktu. Karenanya, koneksi internet berbasis satelit ini dapat mengoptimalkan komunikasi data dalam berbagai bentuk, mulai dari teks, suara, hingga video.

Jenis jaringan internet dengan jalur satelit ini sangat membantu Anda yang membutuhkan koneksi mumpuni. Konektivitas handalnya tergolong aman dan mampu menjaga kestabilan kecepatan koneksi. Dengan demikian, lalu lintas data berjalan optimal, tanpa terhambat akibat banyak pihak yang sedang mengakses. Jadi, downtime tidak akan terjadi.

Komponen VSAT

Sistem kerja VSAT ternyata memang ringkas, namun mampu menyediakan konektivitas tinggi dan stabil. Anda bisa pilih paket layanannya yang sesuai. Setelah mengetahui bagaimana sistem kerja dari jaringan ini, Anda juga bisa mengetahui komponen apa saja yang membangun kerja sistem.

Terdapat tiga komponen yang membangun sistem jaringan, yaitu ODU (Outdoor Unit), IDU (Indoor Unit), dan satelit. ODU merupakan outdoor unit yang terdiri atas tiga bagian utama dari sistem, meliputi antena, BUC, serta LNB. Antena yang digunakan ini berbentuk parabola berukuran 6,8 meter serta dipasang di bagian atap, dinding, ataupun tanah.

BUC (Block Up Converter) adalah komponen yang berfungsi menghantarkan sinyal ke satelit yang kemudian disebut transmitter atau Tx. Komponen ODU yang terakhir adalah LNB (Low Noise Block Up), yaitu komponen yang fungsinya merupakan kebalikan dari BUC. LNB ini berfungsi untuk menerima sinyal dari satelit dan disebut dengan receiver (Rx).

Komponen selanjutnya adalah IDU (Indoor Unit) yang terdiri atas dua bagian yaitu IFL dan modem. IFL (Inter Facility Link) merupakan sebuah kabel penghubung antara ODU dan IDU dengan dilengkapi konektor BNC, sedangkan modem berperan sebagai alat penghubung antara unit luar dengan IFL yang panjangnya kurang dari 50 meter.

Komponen yang terakhir adalah yang utama, yaitu satelit. Basis kerja sistem adalah satelit ini karena berperan menghubungkan antar VSAT yang berada dalam jangkauan jauh. Satelit yang digunakan merupakan satelit geostasioner atau satelit yang berada pada bidang edar bumi dan mengikuti arah orbit bumi.

Ketiga komponen penyusun jaringan koneksi unggul tersebut ternyata masih terdiri atas komponen-komponen penunjang lain yang tersusun di dalamnya. Anda bisa memastikan kelengkapan komponen yang berkualitas ketika ingin memasang jaringan ini untuk konektivitas internet dalam kantor, rumah, ataupun organisasi.

Maintenance terhadap kondisi komponen jaringan serta hubungan sistem yang tercipta juga perlu dilaksanakan secara berkala. Tujuannya agar konektivitasnya terjamin kelancarannya. Agar jaringan yang terbentuk tetap normal dan lancar, alangkah baiknya menggunakan jasa profesional mulai dari pemasangan, maintenance, hingga perbaikan.

Itulah penjelasan seputar teknologi VSAT yang menunjang konektivitas tinggi dan stabil. Performa koneksi internetnya lebih besar dibandingkan dengan koneksi dari provider pada umumnya. Anda dapat memilih layanannya yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Usahakan memilih pihak jasa profesional untuk memasang jaringan satelit ini.

shares